Langsung ke konten utama

PENAMPILAN MM DI FNRP XXIV SUKSES RIVAL : JANGAN LUPA BERDOA




Manggolo Mudho (MM) sukses persembahkan penampilan terbaiknya di ajang Festival Nasional Reyog Ponorogo (FNRP) XXIV tahun 2017, Sabtu (16/9), di Panggung utama Alun-alun Ponorogo, dengan nomor urut 9.
Ratusan bahkan ribuan penonton yang hadir pada malam itu tak henti-hentinya memberikan tepuk tangan dan teriakan dukungannya kepada MM. "Ini (Manggolo Mudho) penampilan terbaik di malam ini," ungkap salah satu penonton setelah acara usai.
Bukan tanpa alasan, Manggolo Mudho berhasil memukau seluruh penonton berkat latihan keras beberapa minggu sebelumnya. Selain itu, ada beberapa hal yang berhasil dikembangkan dalam garapan tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Salah satunya, MM pada perhelatan FNRP XXIV ini menambah jumlah alat musik kenong, hingga total ada 13 buah kenong yang dipakai. Hal ini yang membuat komposisi musik pada garapan MM semakin kaya. "Musiknya bagus mas, saya suka," ucap Novi Sandra, salah satu Jathil senior MM di sela-sela Gladi Bersih hari Jumat (15/9) lalu.
Selain itu, MM juga sukses memberi kejutan kepada penonton dengan menghadirkan sosok Singo Barong atau Dhadhak Merak dengan ukuran yang tak lazim. Pada penampilannya, MM menggunakan enam Dhadhak Merak dengan ukuran standar, ditambah satu lagi Dhadhak Merak dengan ukuran dua kali lipat lebih besar dari yang lainnya. Hal ini mampu membuat penonton tak dapat menahan rasa kagumnya pada penampilan MM Sabtu malam kemarin. "Ini kepala barongannya baru naik panggung FNRP ya baru untuk penampilan MM ini. Aslinya ini bukan buat penampilan, tapi buat pajangan saja, karena saking besarnya, kata Ahmad Fhauzy, si pembarong Dhadak Merak raksasa tersebut.
Sementara itu, Rivaldi Mahardika atau yang akrab disapa Rival, salah satu penari warok MM, mengungkapkan bahwa perjuangan MM belum usai. Ia mengatakan meskipun penampilan MM telah usai dan bisa dikatakan sukses, namun samuanya akan ditentukan dengan keputusan dewan juri yang akan diumumkan hari Rabu (20/9) nanti. "Lur, usaha kita belum selesai. Senjata terakhir kita tinggal doa. Semoga MM diberikan yang terbaik," ungkapnya dalam group sosial media. 

Reportase : Hafid Mutaki
Pic : Echi Arvi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MM SUKSES MERIAHKAN DIES NATALIS FISPOL UGM KE-63

Reyog Manggolo Mudho bekerjasama dengan Fisipol Universitas Gadjah Mada sukses menyajikan garapan Reyog Ponorogo pada Pembukaan Dies Natalis Fisipol UGM ke-63, Rabu (19/9) Dihadiri jajaran Petinggi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM beserta Alumni acara berlangsung meriah, pada kesempatan ini MM membawakan Garapan Festival Nasional Reyog Ponorogo tahun ini. Sebuah kehormatan MM bisa menjadi Pembuka pada acara kali ini, tidak hanya Reyog Garapan, MM juga menyajikan garapan atraksi Bujang Ganong. Setelah acara ini MM dijadwalkan akan tampil kembali tanggal 22 & 23 September 2018 pada acara Pawai Garis Imajiner yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Yogyakarta. #manggolomudho

Tampil Di Film Peraih Asia Pasific Screen Award, MM Semakin Eksis

Selamat Malam Dulur Pecinta Reyog Ponorogo. Mau ngasih info aja, buat kalian yang pengen ngajak doi nonton film. Mimin mau ngasih tau kalau video diatas adalah salah satu adegan dibalik layar proses pengambilan gambar di film “Kucumbu Tubuh Indahku” karya @garin_film KUCUMBU TUBUH INDAHKU bersama Reyog Manggolo Mudho juga dong pastinya, segera tayang di Bioskop 18 April 2019. Jangan sendiri! video from: @fourcoloursfilms #KucumbuTubuhIndahku #MemoriesofMyBody  #GarinNugroho  #fourcoloursfilms #DubalikLayar #Behindthescene #FilmIndonesia #supportfilmindonesia

Be Strong Bantul

[BE STRONG BANTUL] Kami segenap keluarga besar Reyog Manggolo Mudho Pawaro Yogyakarta turut berbelasungkawa atas musibah yang melanda dulur-dulur kami yang ada di Kabupaten Bantul, Yogyakarta (DIY), Minggu (17/3) malam. Semoga dulur-dulur yang ada di Bantul dan sekitarnya tetap tabah dan diberikan keselamatan. Kami mengajak untuk teman-teman mahasiswa yang ada di Yogyakarta untuk tetap berhati-hati dalam beberapa hari kedepan. Menurut Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem berpotensi masih akan melanda DIY untuk beberapa waktu ke depan. #prayforbantul #bantul #banjirbantul #infobantul